Kompetisi di zaman digital semakin intensif. Melalui KiDi IoT Antares, Telkom hadir untuk mempersiapkan generasi muda, khususnya siswa SMK, dengan kemampuan dan wawasan di sektor Internet of Things (IoT). Dengan inisiatif ini, generasi muda diharapkan dapat lebih siap menghadapi tantangan dalam dunia industri.
Menyelesaikan Permasalahan dalam Sektor Pendidikan SMK
KiDi IoT muncul sebagai jawaban untuk berbagai persoalan yang dihadapi dalam bidang pendidikan, terutama bagi kelompok Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan institusi pendidikan tinggi.
Berikut adalah beberapa poin latar belakang yang menggambarkan kondisi SMK dan industri yang menjadi dasar keberadaan Antares:
Kesenjangan kurikulum SMK dengan kebutuhan industri:
- Keterbatasan alat belajar yang memadai: Siswa SMK mengalami kesulitan dalam mendapatkan alat belajar yang memadai, yang berdampak pada kualitas pendidikan dan persiapan mereka menghadapi era digital yang semakin maju.
- Kurikulum kompetensi di SMK tidak sejalan dengan kebutuhan industri, sehingga terjadi kesenjangan antara keterampilan lulusan dan permintaan pasar.
Rendahnya penyerapan lulusan SMK di industri: Rendahnya penyerapan lulusan SMK di industri menjadi masalah serius yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara kualifikasi siswa dan tuntutan lapangan kerja. - Biaya pendidikan yang mahal: Biaya pendidikan yang dianggap tinggi oleh sebagian kalangan masyarakat dapat menjadi penghalang bagi siswa untuk mengakses pendidikan di SMK.
- Jumlah dan kualitas guru produktif yang kurang: Jumlah serta kualitas guru produktif di SMK perlu ditingkatkan agar siswa dapat mengembangkan potensi mereka secara optimal.
- Kurangnya sinergi kerjasama antara SMK dan industri: Sinergi kerjasama antara SMK dan industri perlu ditingkatkan agar siswa dapat memperoleh wawasan praktis dan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan dunia kerja.
Baca juga : Internet of Medical Things (IoMT): Masa Depan Rumah Sakit di Ujung Jari Anda
Komponen Layanan KiDi IoT Antares
Berdasarkan hasil analisis kebutuhan pasar, KiDi IoT menyusun komponen-komponen layanan yang akan menjadi bagian dari paket kurikulum pembelajaran IoT yang komprehensif. Pembelajaran nya ini dirancang untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk berkembang di era Industri 4.0. Kurikulum ini terdiri dari modul teoritis dan praktis yang mencakup pengenalan IoT, aplikasi IoT dalam berbagai kasus, serta pengembangan solusi IoT.
Fasilitas dan layanan pembelajaran yang disediakan oleh program ini meliputi workshop praktis, pelatihan untuk guru dan pengajar, sertifikasi, perangkat keras dan alat peraga, laboratorium praktik, teaching factory, platform IoT, serta program link & match.
Kurikulum ini juga dilengkapi dengan program branding sekolah untuk meningkatkan visibilitas dan reputasi sekolah dalam bidang pendidikan IoT.
KiDi IoT Antares: Solusi Ideal untuk SMK Menghadapi Era Industri 4.0
KiDi IoT Antares hadir sebagai solusi ideal bagi SMK untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia menghadapi era Industri 4.0. Dengan program ini, siswa SMK akan mendapatkan bekal ilmu pengetahuan dan skill yang kompeten dan siap bersaing di era digital serta kemajuan industri yang pesat ini.
KiDi IoT Antares dari Telkom Indonesia adalah solusi maximal untuk mengatasi bermacam challenge yang dihadapi oleh SMK pada era digital ini. Program ini memberikan kecakapan dan skill di bidang IoT yang relevan dengan kebutuhan saat ini, dan ini jawaban dari kesenjangan kurikulum dengan kebutuhan industri, meng-upgrade penyerapan lulusan SMK di dunia kerja, serta menyediakan fasilitas pembelajaran yang memadai.
Dengan dukungan pelatihan bagi guru, perangkat keras, laboratorium praktik, serta program link & match, KiDi IoT Antares memastikan bahwa siswa SMK siap bersaing dan unggul di era Industri 4.0.
Dapatkan solusi IoT yang efektif dan relevan bagi kebutuhan pendidikan dan industri untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan dengan kompetensi unggul.